PERAKITAN DAN PERAWATAN LAPTOP

Pengenalan laptop

Laptop Merupakan Unit personal computer dengan bentuk yang lebih compact. Sesuai dengan tujuan diciptakannya agar mudah dibawa dan dioperasikan.

Komponen yang terdapat di dalam laptop sebenarnya sama dengan yang terdapat di PC hanya saja telah mengalami penyesuaian agar muat di dalam casing laptop yang tipis, compact.

  1. A.    Daftar perangkat keras laptop

Berikut adalah daftar modul perangkat keras yang terdapat di dalam laptop:

  1. LCD
  2. Penutup keyboard
  3. Keyboard
  4. Casing atas
  5. Modem 56k
  6. Pendingin processor
  7. Kipas pendingin procie
  8. Slot PCMCIA
  9. Slot Express Card
  10. HDD
  11. Battery
  12. Loud Speaker
  13. N/A
  14. ODD
  15. Motherboard
  16. Casing bawah
  17. Kipas VGA
  18. Lubang suara
  19. Processor
  20. Pendingin VGA
  21. Socket adaptor
  1. B.    Peralatan yang diperlukan dalam merakit laptop

Sebelum mulai membongkar/merakit laptop sebaiknya terlebih dahulu kita persiapkan peralatan yang diperlukan:

  1. Wrist ESD (Electro Static Discharge) wrap (menghindari resiko ESD terhadap komponen laptop)
  2. Obeng (+) sediakan berbagai ukuran.
  3. Obeng (-)
  4. Pick guitar (untuk mencongkel casing agar tidak retak)
  5. Pinset (untuk mencabut kabel)
  6. Kuas (untuk membersihkan perangkat laptop)
  7. Silicon paste (untuk mengganti pasta processor dan VGA)
  8. Kain bersih (untuk membersihkan/lap komponen laptop)
  9. Meja yang tidak terlalu tinggi (menghindari resiko jatuh)
  10. Lampu (Penerangan yang cukup
  11. Wadah/ember/food container (untuk menyimpan semua perangkat yang akan dibongkar/dirakit agar komponen tidak bertebaran dan hilang.
  1. C.     Prosedur membongkar/merakit Laptop

Berikut adalah prosedur standar yang wajib dilakukan ketika akan membongkar laptop

  1. Lepas baterai dan seluruh baut yang terdapat di bagian bawah casing.

Perhatikan dengan seksama bagian bawah casing, lepas semua baut, cek stiker garansi (biasanya terdapat baut di bawah stiker garansi)

  1. Lepas modul memory (RAM)
  2. Lepas penutup atas keyboard
  3. Lepas baut pengunci keyboard kemudian keyboard
  1. Lepas baut pengunci LCD
  2. Cabut kabel flexi LCD
  3. Cabut kabel antenna wifi, webcam, mic
  4. Lepaskan modul LCD dari casing

*Setelah modul keyboard dan LCD terlepas kita bisa mulai membongkar casing dan motherboard

 

  1. 9.      Melepas penutup casing bagian atas
  2. Periksa dengan seksama lokasi baut yang terdapat di bagian atas casing (biasanya di bawah keyboard)
  3. Pastikan anda telah melepaskan semua baut yang anda temukan.
  4. Lepaskan semua kabel yang menempel dari casing ke motherboard (touchpad, speaker, front panel, dll)
  5. Mulai buka casing laptop dengan cara mencongkel casing menggunakan pick guitar

Lakukan dengan hati-hati jangan sampai casing retak/pecah.

  1. Setelah pengait casing terbuka. Angkat dan simpan penutup casing bagian atas tersebut.
  2. 15.  Melepas Motherboard

Perhatikan lokasi baut yang mengunci motherboard ke casing kemudian lepaskan (biasanya hanya terdapat 2-5 baut pengunci)

  1. 16.  Lepaskan HSF (pendingin processor) bila perlu.

Setelah semua baut terlepas, angkat motherboard dengan hati-hati. Perhatikan bagian yang mengait ke casing. Coba untuk melonggarkan bagian tersebut lebih dahulu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*SELAMAT!! Sampai pada tahap ini anda telah berhasil membongkar laptop anda. Pastikan anda menyimpan dengan baik semua komponen yang telah anda lepaskan.

 

 

 

  1. 17.  MERAKIT ULANG LAPTOP

Perakitan laptop dilakukan dengan membalik proses yang baru saja anda lakukan.

Untuk pemula, disarankan memiliki seorang pendamping berpengalaman untuk memandu anda dalam proses perakitan. Agar tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal pada laptop anda.

 

  1. D.    Kupas teknologi perangkat keras laptop
    1. 1.      Teknologi LCD VS LED

Saat ini terdapat 2 jenis layar laptop yaitu LCD dan LED.

Pada dasarnya teknologi kedua layar ini adalah sama / identik. Hanya saja yang menjadi perbedaan adalah sumber cahaya yang digunakan untuk menampilkan gambar pada layar.

Dimana LCD konvensional menggunakan lampu CCFL (lampu neon biasa). Sedangkan tipe LED menggunakan lampu LED putih (Light Emiting Diode) sebagai sumber cahaya. LED yang digunakan sama persis dengan yang terdapat di dalam LCD dan keypad handphone anda.

LCD CCFL

LCD ini menggunakan lampu CCFL sebagai sumber cahaya sehingga tentu saja memerlukan sebuah rangkaian khusus untuk menghidupkan lampu CCFL tersebut.

Rangkaian ini disebut inverter, fungsinya adalah untuk merubah tegangan dari motherboard ( + 18 V) menjadi lebih tinggi ( + 70 – 100V) sehingga dapat digunakan untuk menghidupkan lampu CCFL.

Teknologi CCFL memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Boros daya
  • Panas yang berlebih
  • Umur lampu / inverter tidak tahan lama
  • Filament lampu rentan goncangan.

 

 

 

Gambar 5 Inverter

 

  1. 1.      LCD LED

LCD jenis ini menggunakan lampu LED sebagai sumber cahaya. Lampu jenis ini tidak memerlukan komponen khusus untuk menghasilkan cahaya. Cukup menggunakan catu daya 3V lampu ini sudah dapat dihidupkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kelebihan LED

Dibandingkan dengan CCFL (neon) tentunya LED memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Hemat daya (LED membutuhkan daya yang sangat kecil untuk menghasilkan cahaya)
  • Suhu kerja yang rendah (LED tidak menghasilkan panas berlebih seperti yang dihasilkan oleh lampu CCFL)
  • Irit komponen (LED tidak memerlukan modul inverter seperti CCFL)
  1. 2.      ODD, Wifi, Modem
  1. 3.      Moherboard, VGA, chipset SB NB,

Seperti halnya pada mainboard PC, di dalam mainboard laptop juga terdapat komponen yang sama:

  • VGA : chip pemroses citra / image
  • North Bridge :  VGA – Memory – processor controller
  • South Bridge : USB, PCI, PCIe, Audio, LAN, IDE controller
  • SIO (Super Input Output) : BIOS, PS/2, Supervisory
  1. 4.      Processor

Pada dasarnya processor pada laptop berteknologi sama dengan processor pada desktop PC. Namun processor jenis ini didesain dengan criteria tertentu:

  • Daya rendah / low TDP : rata memiliki TDP di bawah 35 watt, bahkan intel atom hanya memiliki TDP 3 watt
  • Karena TDP rendah maka processor ini menjadi lebih ADEM
  • Kekuranganya adalah, performa processor mobile lebih rendah dari processor desktop

Cara melepas processor

Cara memasang processor

            Oleskan thermal grease pada permukaan chip processor sebelum HSF dipasang.

Gambar 11 Oleskan pasta pada permukaan processor

 

 

 

  1. E.      Penyebab laptop mati

Kerusakan pada laptop dapat disebabkan oleh banyak hal. Berikut ini saya sebutkan beberapa hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat keras laptop.

  • Deposit debu yang berlebih di mainboard laptop
  • Panas berlebih pada VGA, SB, NB dan processor
  • Kerusakan sirkuit power karena listrk yang tidak stabil
  • Human error (paling sering terjadi)

Kerusakan diatas dapat kita atasi dengan melakukan tindakan pencegahan

  • Membersihkan laptop secara berkala
  • Jangan bermain game 3D di laptop
  • Jangan menggunakan laptop di permukaan yang fleksibel
  • Biasakan memasang baterai
  • Mengganti pasta processor secara rutin
  1. F.     Battery Rejuvenating Procedure
    1. Charge baterai dalam kondisi laptop mati sampai penuh
    2. Hidukan baterai dan masuk ke windows safe mode
    3. Cabut charger dan biarkan laptop hidup sampai baterai habis dengan sendirinya
    4. Ulangi lagi dari langkah 1

Prosedur ini berufungsi untuk melakukan kalibrasi ulang terhadap sensor Smart Bateery yang terdapat di dalam baterai laptop.

Biasanya dengan melakukan hal ini kita akan mendapatkan waktu hidup baterai yang lebih lama. Dengan catatan Cell baterai masih dalam kondisi sehat/normal.

  1. G.    Monitoring Hardware temp

Monitoring temperatur perlu dilakukan untuk menjaga suhu laptop pada kondisi aman. Berikut adalah criteria temperature aman bagi perangkat keras laptop:

  • Processor : suhu rata-rata <= 55 – 65 ’C | MAX :  80 ’C
  • VGA : suhu rata-rata <= 50 – 65 ’C | MAX : 80 ’C
  • HDD : suhu rata-rata <= 45 – 55 ‘C | MAX : 65 ‘C
  • SB | NB : suhu rata-rata <= 45 – 55 ’C | MAX : 80 ’C
  1. H.    Bencmarking : orthos, Super PI, 3D mark, Memtest

Demo Langsung di kelas

 

  1. I.       Pengenalan UEFI BIOS

UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) merupakan organisasi yang dibangun oleh intel sejak tahun 2005. UEFI mengeluarkan produk yang dinamakan EFI (Extensible Firmware Interface). EFI ini dirancang untuk menggantikan BIOS yang sudah digunakan sejak tahun 1979. EFI menawarkan akses booting yang lebih cepat daripada BIOS.

dikutip dari detikinet pernyataan kepala UEFI

“Saat ini, memakan waktu 25 hingga 30 detik untuk booting sebelum melihat bit pertama dari sign on OS. Dengan UEFI, bisa lebih cepat,” kata Kepala forum UEFI Mark Doran. Namun sayangnya Doran tak menyebutkan seberapa cepat waktu yang diperlukan.
“Ini memang bukan instant-on, namun sudah jauh lebih baik ketimbang yang bisa ditangani teknologi konvensional BIOS,” tambahnya.
Dikatakan olehnya, UEFI merupakan sistem yang lebih bisa beradaptasi, dapat mengatasi keyboard dan peripheral terkoneksi ke port yang berbeda, serta dapat digunakan untuk mendukung layar sentuh dan interface gesture generasi terbaru.

Jasa
EFI mendefinisikan dua jenis layanan: layanan boot dan jasa runtime. Boot layanan teks dan grafis konsol dukungan pada berbagai perangkat, bis, blok, dan layanan file. jasa Runtime meliputi layanan seperti tanggal, waktu, dan NVRAM.

Protokol
EFI mendefinisikan protokol sebagai set antarmuka software yang digunakan untuk komunikasi antara dua modul biner. Semua driver EFI harus menyediakan pelayanan kepada orang lain melalui protokol.

Device driver
Selain standar spesifik perangkat driver-arsitektur, spesifikasi EFI menyediakan untuk driver perangkat yang independen-lingkungan prosesor, disebut EFI Byte Kode atau EBC. Sistem firmware dibutuhkan oleh spesifikasi UEFI untuk membawa seorang juru bahasa untuk setiap gambar EBC yang berada di atau dimuat ke lingkungan. Dalam hal ini, EBC mirip dengan Open Firmware, the-independen firmware hardware yang digunakan dalam PowerPCberbasis Macintosh Apple dan Sun Microsystems SPARC komputer, antara lain.
Beberapa (non-EBC) arsitektur-spesifik jenis driver perangkat EFI dapat memiliki antarmuka untuk digunakan dari sistem operasi. Hal ini memungkinkan OS untuk bergantung pada EFI untuk grafis dasar dan dukungan jaringan sampai OS driver khusus dimuat.

Boot manager
Seorang manajer boot EFI juga digunakan untuk memilih dan memuat sistem operasi, menghilangkan kebutuhan untuk didedikasikan boot loader mekanisme (boot loader OS adalah sebuah aplikasi EFI).

Shell EFI
EFI mendukung lingkungan shell.[11] shell ini dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi lain EFI.

Ekstensi
Ekstensi untuk EFI dapat dimuat dari hampir semua non-volatile perangkat penyimpanan yang terpasang ke komputer. Sebagai contoh, original equipment manufacturer (OEM) dapat mendistribusikan sistem dengan partisi EFI pada hard drive, yang akan menambahkan fungsi tambahan ke firmware EFI standar yang disimpan pada motherboard ROM.

  1. J.       Teknik modifikasi BIOS ACER UEFI InsyDe H2O

Tools

Ez H2O vrsi 2.0

 

Gambar 12 Interface Ez H2O

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s